Sport

Sesumbar Pol Espargaro, Sebut Honda Motor yang Mudah Ditaklukkan, Benarkah?

Suara.com – Usai separuh musim ikut balapan bersama tim Repsol Honda, walau belum menunjukkan performa yang mencengangkan, Pol Espargaro sudah berani mengeluarkan sesumbar.

Dilansir dari Crash, Pol mengatakan bahwa motor balap Honda rupanya mudah ditaklukkan. Hal tersebut ia lontarkan untuk menanggapi banyaknya kritik mengenai setting motor yang kerap membuat pembalap kebanyakan kerepotan.

“Semua orang mengatakan bahwa Honda sangat sulit untuk dikendarai, tetapi bagi saya itu tidak sesulit ini. Ini bukan tentang kesulitan mengendarai motor MotoGP. Semua motor sulit. Anda harus bekerja sangat keras di semua motor,” ucap Espargaro.

“Itu tergantung bagaimana gaya berkendara Anda. Anda menghadapi lebih banyak kesulitan pada satu motor, atau pabrikan ke yang lain. Dalam kasus saya, gaya berkendara Honda cocok untuk saya. Saya suka mengendarai seperti itu, lalu saat sampai pada batasnya, Anda akan menabrak.”

Sebelumnya, salah satu pembalap yang bisa memaksimalkan performa dari motor balap Honda sejak dekade lalu hanyalah  Marc Marquez dan Casey Stoner.

Pol Espargaro saat jajal; motor Honda RC213V di tes pramusim (Twitter)
Pol Espargaro saat jajal; motor Honda RC213V di tes pramusim (Twitter)

Terkait hal ini, Pol masih belum menyerah dan ingin unjuk gigi.

“Saya seorang pria yang selalu memberikan segalanya dan terkadang ini membawa saya dalam situasi di mana misalnya saya jatuh tiga kali dalam satu akhir pekan dan ini membuat segalanya lebih sulit, tetapi itulah cara saya mendekati akhir pekan,” kata saudara dari Aleix Espargaro ini.

“Bagi saya itu satu-satunya cara membalap di MotoGP. Sebelum saya datang ke Honda, saya sudah memikirkan ini. Ini adalah harian saya, rutinitas saya. Saya tahu ketika saya datang ke tim dan saya memberi tahu tim ‘ketika saya datang, bersiaplah, karena kalian akan memperbaiki banyak motor.”

“Saya pikir cara meningkatkannya adalah mengetahui batasnya; satu-satunya cara adalah menabrak. Anda hanya tahu batasnya ketika ujung depan ditutup, ketika Anda menanjak,” pungkasnya.



Selengkapnya suara.com

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close