Menko PMK Bertemu Nenek Sakit Stroke Tanpa BPJS di Gang Sempit Pulo Gadung

Menko PMK Bertemu Nenek Sakit Stroke Tidak menggunakan BPJS pada Gang Sempit Pulo Gadung – reverasite

Posted on

Reverasite.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Jiwa serta Kebudayaan atai Menko PMK Muhadjir Effendy blusukan ke daerah pemukiman utuh individu pada Kelurahan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (18/8/2021). Maksud kehadirannya tersebut guna memilah individu miskin serta rentan sempat menguasai donasi sosial/bansos sejak pemerintah inklusif hak atas agunan kesehatan.

Di dalam kesempatan tersebut, Muhadjir telah menemui nenek berusia 70 tahun yg tengah duduk pada tangga rumahnya nan sempit. Diketahui nenek itu menderita stroke.

“Nenek usianya berapa? telah lama tinggal pada sini? Tinggal bersama siapa?” tanya Muhadjir.

Sehabis berdiskusi, alhasil terungkap seumpama nenek tersebut belom mempunyai Agunan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan bersama bukti diri kependudukan yg belom sinkron domisili. Muhadjir langsung meminta Wakil Camat Pulo Gadung bagi singkat mengurus revolusi bukti diri KTP nenek asalkan Magelang, Jawa Tengah itu.

Sumpama berlandaskan laporan pemangku daerah tergantung, sejak sekitar 5.000 Kepala Keluarga (KK) yg tersedia pada Kelurahan Pulo Gadung, beberapa 792 KK terdata selaku penerima bansos Program Keluarga Keinginan (PKH). Kunjungan Menko PMK pada RT 13, menemukan poly keluarga yg belom menguasai bansos reguler, tidakpermanen warga tersebut sangat layak menerima donasi sosial.

See also  Biografi Kapitan Pattimura beserta Sepak Terjangnya Memerdekakan Rakyat Maluku - reverasite

Cuma sebagian mungil individu yg menerima Donasi Program Sembako serta Donasi Sosial Tunai (BST) reguler semasa kala pandemi Covid-19. Kecuali itu, didapati pun sebanyak keluarga yg mempunyai Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) sebelumnya menguasai donasi PKH serta/atau juga Program Sembako, masa ini bantuannya kagak bisa lagi semenjak awal tahun 2021

“Menko PMK meminta supaya Lurah Pulo Gadung mendata semua warga yg miskin serta rentan, kecuali yg betul. Siapa yg miskin, janda, para yg susah, umpama tadi yg aku lihat mestinya para itu bisa bansos seluruhnya implikasi masuk warga miskin,” tuturnya pada hadapan kalian pemangku daerah setempat.

Terhadap Pak Lurah, Muhadjir berpesan agar warga miskin dapat mendapatkan agunan bansos. Buat memudahkan pendataan, menurutnya, bisa dilaksanakan bersama teknik mengusulkan serta mengurutkan individu yg paling miskin serta sangat membutuhkan.

“Diranking, berikutnya dimusyawarahkan pada taraf RT. Sumpama telah didata ini selanjutnya diusulkan supaya masuk DTKS sampai-sampai sehabis Covid-19 para dapat tetap bisa donasi reguler,” katanya.

See also  Viral Nakes Sumringah Videokan Isi Rumah Sakit: Kado Terindah HUT RI - reverasite

Hampir Menko PMK meninggalkan pemukiman tersebut, individu sekali lagi sangat antusias terutama masa Menko PMK membagi-bagikan masker terhadap individu. Nampak maka individu telah mempunyai pencerahan pentingnya mendayagunakan masker selaku ikhtiar preventif penularan Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *