Jejak Hitam 3 Terdakwa Kasus Asabri, Beli Apartemen hingga Puluhan Lukisan Emas

Tanda Hitam 3 Terdakwa Problem Asabri, Beli Apartemen hingga Puluhan Lukisan Emas – reverasite

Posted on

Reverasite.com – 3 individu terdakwa persoalan sinyalemen korupsi pengelolaan harta PT. Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) Persero didakwa melancarkan pencucian kekayaan buat menyamarkan laba bersama membeli properti hingga lukisan emas.

Ketiga terdakwa yg dikenakan pasal pencucian kekayaan itu mewujudkan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo, Dirut PT Hanson World Tbk. Benny Tjokrosaputro dengan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

“Terdakwa Jimmy Sutopo selaku pihak yg mengatur dengan mengendalikan investasi PT. Asabri (Persero) bersama haluan menyamarkan kalau usul dana kepeng berupa melancarkan penempatan kekayaan pada rekening atas nama terdakwa Jimmy Sutopo alias melalui rekening pihak lain, membeli tanah dengan bangunan atas nama terdakwa dengan atas nama pihak lain, membelanjakan bersama tatacara membeli kendaraan bermotor, menukarkan di dalam jenis mata kekayaan asing, melancarkan pembelian lukisan emas dengan barang-barang seni yg dikerjakan terdakwa,” kata jaksa penuntut konvensional Kejaksaan Agung Yadyn pada pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (16/8/2021).

See also  Hacker White Hat Kembalikan Duit Kripto Rp 3,7 Triliun Implikasi Retasan - reverasite

Di 2013 Jimmy Sutopo bertemu bersama Benny Tjokrosaputro melalui Caroline Chandra Wilieanna dengan menyampaikan biar Jimmy mendukung dengan mengatur transaksi saham-saham yg dikendalikan oleh Benny Tjokro di pengelolaan investasi PT. Asabri bersama tatacara menciptakan dengan memasang parah saham milik Jimmy, parah atas nama Jimmy alias pihak yg terafiliasi bersama Benny Tjokro alias Jimmy Sutopo.

Permintaan Benny disetujui Jimmy Sutopo sampai-sampai Jimmy hingga 2019 sehabis menerima saham mulai Benny Tjokro melalui metode “Won Loose Of Fee” (RFOP) nanti mentranksikan saham-saham tersebut buat menaikan harga sahamsaham tersebut (binit up) melalui metode pasar Negosiasi beberapa 373 kali transaksi.

Sesudah harga saham milik Benny Tjokro menghadapi eskalasi, nanti saham-saham tersebut pada jual oleh Jimmy terhadap PT Asabri bagus memasang parah atas nama Jimmy sendiri alias atas nama pihak terafiliasi yg dikendalikan oleh Benny Tjokro dengan Jimmy Sutopo yg general nilai transaksi sebanyak Rp 781.153.675.000.

Hasil perbuatan Jimmy Sutopo bersama-sama bersama Benny Tjokrosaputro, Edward Seky Soeryadjaja, Dirut PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) Lukman Purnomosid, Heru Hidayat, Dirut PT Asabri 2012 – Maret 2016 Mayjen Purn. Adam Rachmat Damiri, Direktur Primer (Dirut) PT Asabri Maret 2016 – Juli 2020 Letjen Purn. Sonny Widjaja, Direktur Investasi dengan Keuangan PT. Asabri 2012 – Juni 2014 Bachtiar Effendi, Direktur Investasi dengan Keuangan PT Asabri Juli 2014 – Agustus 2019 Hari Setianto dengan Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode 1 Juli 2012 – 29 Desember 2016 Inspirasi Wardhana Bilang Siregar sudah merugikan Keuangan Negara sebesar Rp22.788.566.482.083.

See also  Masa Jokowi Primary Bulutangkis Bareng Ginting serta Greysia-Apriyani - reverasite
Petugas berada pada dekat kendaraan sitaan milik tersangka persoalan sinyalemen korupsi PT ASABRI (Persero) pada Kantor Induk PT ASABRI (Persero), Cawang, Jakarta, Sabtu (12/6/2021). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Bermula kerugian keuangan negara sebanyak Rp 22,788 triliun tersebut Jimmy Sutopo memperoleh laba yg tak legal mulai pengelolaan dengan pengendalian investasi PT. Asabri sebanyak Rp 781.153.675.000.

Kemudian semasa kurun tatkala 2013 – 2019, kekayaan yg diterima Jimmy selaku sebab delik korupsi disembunyikan alias disamarkan bersama tatacara:

1. Menempatkan ke di dalam rekening perbankan atas nama Jimmy Sutopo dengan rekening pihak lain yakni beberapa 6 rekening

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *