BKN: Hasil TWK Pegawai KPK Termasuk Dokumen Rahasia

BKN: Sebab TWK Pegawai KPK Inklusif Dokumen Misteri – reverasite

Posted on

Reverasite.com – Wakil Kepala Raga Kepegawaian Negara (BKN) Supranawa Yusuf menegaskan karena itu gara-gara Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) selaku seleksi alih standing pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jadi aparatur sipil negara (ASN) mewujudkan dokumen misteri.

“KPK memang minta ke BKN, kecuali lantaran kita melibatkan instansi-instansi lain buat menyerahkan ataupun enggak, bahwa kita konfirmasi konon ke instansi tergantung dengan keputusan panglima (TNI), semua dokumen asesmen tadi itu ialah dokumen berklasifikasi misteri,” kata Wakil Kepala BKN Supranawa Yusuf di dalam konferensi pers digital, pada Jakarta, Jumat (13/8/2021).

Di 31 Mei 2021, perwakilan 75 pegawai KPK yg dinyatakan enggak memenuhi syarat di dalam TWK meminta akses kepada 8 kelengkapan TWK terhadap Pejabat Pengelola Warta dengan Knowledge (PPID) KPK.

Warta yg diajukan oleh mereka pegawai KPK antara lain mewujudkan dasar ketentuan penentuan unsur-unsur pengukuran asesmen TWK, dasar ketentuan penentuan kriteria, kertas kerja asesor, warta aktivitas penentuan lulus ataupun enggak lulus beserta gara-gara asesmen TWK masing-masing pegawai.

See also  Sadis! Usai Tebas Warga Berkali-kali, NY Bacok Kepala Polisi tatkala Diperiksa pada Polsek - reverasite

Melainkan hingga 6 Agustus 2021, gara-gara TWK tersebut enggak kunjung diberikan oleh PPID KPK ialah Sekertaris Jendral KPK. Alhasil perwakilan 75 pegawai KPK tersebut pula melaporkan konkurensi Info tersebut ke Komisi Warta Induk di 9 Agustus 2021.

Di dalam konferensi pers tersebut, Supranawa jua mengungkapkan karena itu enggak tersedia penyisipan ayat tentang TWK selaku mekanisme alih standing pegawai KPK jadi ASN.

“Di dalam UU ASN nyata-nyata disebutkan buat jadi ASN sine qua non seleksi meliputi kompetensi dasar dengan bidang. Kompetensi dasar tersedia yg disebut wawasan kebangsaan pada samping ciri pribadi dengan konvensional, oleh karena itu tersedia TWK di dalam mekanisme seleksi,” ujar Supranawa.

Berdasarkan Supranawa, selaku ASN ataupun PNS, tiap pengangkatan, naik jabatan ataupun mutasi, wajib menandaskan sumpah ataupun janji tergantung kesetiaan.

“Di dalam diskusi berkembang apa memadai pernyataan. Ini kan bukan berkata pengetahuan, nilai mahluk seolah-olah apakah di alhasil disepakati tersedia pasal TWK tersebut dengan kita enggak ‘worry’ di siapa yg usulkan kecuali ‘worry’ di substansinya,” kata Supranawa.

See also  Netbook Asus ROG Zephyrus M16 Dirilis pada Indonesia, Harga Semenjak Rp 27 Juta - reverasite

Sebelumnya, Dewan Pengawas (Dewas) KPK mengucapkan karena itu pihak yg pertama kali mengusulkan TWK merupakan BKN. Hal itu disampaikan di dalam kedap di 9 Oktober 2020 beserta di dalam kedap harmonisasi Kemen PANRB dengan BKN.

Berdasarkan Dewas, tatkala itu BKN meminta tetap tersedia asesmen wawasan kebangsaan buat mengukur syarat pengalihan pegawai KPK jadi ASN tergantung kesetiaan di Pancasila, UUD 1945, NKRI, dengan pemerintahan yg legal. BKN disebut enggak setuju pemenuhan syarat tersebut sekedar dan penandatanganan isi surat pernyataan pun. [Antara]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *